49

Pernah ga sih melakukan kesalahan desain atau uploading sehingga menyebabkan website laravel kita mengalami kerusakan?

Saat itu terjadi, maka ada kalanya kita harus me-reinstall website builder secara total di root server kita.

Caranya terdengar cukup sederhana, yakni dengan meng-uninstall laravel kemudian di-install ulang.

Sayangnya, praktek cenderung tidak semudah teorinya. Faktanya, ada banyak hal yang harus kita lakukan.

Apalagi jika di dalamnya terdapat banyak sekali data berharga sementara kamu lupa untuk mencadangkan file. Kasus ini sudah barang tentu menjadi salah satu hal paling berabe yang ditemui oleh para webmaster pemula.

Demi menghindari kesalahan yang berulang, maka kamu wajib menginstall dan mendesain laravel setelah menguasai beberapa skill tertentu.

Tentunya skill datang dengan praktek dan latihan dengan jam terbang tinggi. Jadi buat kamu yang tergesa-gesa dan dikejar waktu, pastikan menggunakan jasa pembuatan website laravel biar lebih aman ya!

Buat yang udah terlanjur menginstall laravel dan ingin dihapus kembali, mungkin cara di bawah bisa membantu.

Uninstall Laravel Secara Tuntas

Jika misalnya kamu telah menginstall laravel secara global dan kemudian ingin menghapusnya, maka tinggal menggunakan kode berikut: composer global remove laravel/installer.

Namun apabila kamu menginstalnya melalui projek composer, maka cukup menghapusnya melalui direktori.

Biar tak salah arah, ikuti pula beberapa cara praktis berikut ini:

  1. Hapus penyedia layanan paket dari larik ‘provider’ yang tersemat di app/config/app.php.
  2. Hapus folder paket pada workbench.
  3. Caranya gunakan command berikut:
    php composer.phar dump-autoload

php artisan clear-compiled
php artisan optimize

  1. Langkah opsional adalah dengan menggunakan command: composer global remove laravel/installer.

Penghapusan dan penginstalan ulang ini bisa menjadi cara terhemat dan tercepat dalam memperbaiki website yang error.

Sebagai gantinya, kita akan kehilangan seluruh hasil kerja keras dan data-data penting secara tak bersisa.

Makanya, wajib melakukan backup secara berkala agar sekalipun website builder tersebut dihapus atau diinstal ulang, maka bisa kita hidupkan lagi dengan sempurna.

Jika ingin menggunakan jasa pembuatan website laravel, jangan lupa pula untuk memberikan data backup tersebut agar dapat kembali di-online-kan.

Kiriman serupa